Author: supermanmother

SAP Consultant who love blogging to spend times instead do some check error configuration. Mostly spend times in-front-of desktop.

hanya orang bod…

hanya orang bodoh yang tidak sadar dengan kekurangannya

Advertisements

Ini semua tentang karir dan masa depan

Mungkin ada dari sebagian sodara sodara yang bekerja di satu perusahaan lalu memutuskan pindah atau meninggalkan perusahaan tersebut karena satu dan lain hal. Serta alasan yang pasti adalah tidak cocok dengan kondisi kerja, atau gaji, atau lingkungan kerja, atau pun perusahaan tempat bekerja tersebut. Cuman, pertanyaan saya adalah, apakah harus keluar lalu menjadi jobless? Pernahkah kepikiran seperti ini? 

Dah beberapa bulan terakhir, rekan kerja dah memutuskan keluar dari perusahaan tempat ane bekerja. Alasannya cuman satu, perusahaan tidak memberikan masa depan. Saya masih kepikiran apakah harus keluar dengan menjadi jobless? or what?

Saya pernah dalam waktu 2 hari melayani 2 panggilan interview di kota yang berbeda, itu semua hanya untuk career dan rela mengorbankan waktu dan materi hanya untuk sesuatu yang bisa membawa perubahan ke depannya. Cuman, bagi sebagian orang tindakan saya begitu tidak masuk akal bagi mereka, tetapi ini lah yang menjadi tantangan dan nilai positif. Saya bisa tau kelemahan saya dari sikap orang lain yang begitu pasif, be introvert or extrovert is the other case. 

 

Dicari supplier Rudal RPG-7 dan granat

Yang di cari: 

  • Supplier atau vendor rudal RPG-7 dan granat

Alasan:

  • Berhubung sekarang musim kampanye selain itu juga ada ada aparat pemerintahan yang kalo lewat pasti kita di suruh minggir. Ane butuh rudal RPG-7 dan granat untuk ngebom tuh konvoi. Bikin meradang kalo di suruh minggir, emang dia aja yang  make tuh jalan? 

P.S: Pemimpin seperti itukah yang anda pilih. Sampai sekarang ini saya tidak pernah melihat pemimpin seperi presiden, menteri, gubernur, walikota, camat, pak lurah, yang ikut macet dan bersedia di kepung macet. Kita semua tau kerja tuh pemimpin kek gimana, cuman jangan ampe nyuruh orang minggir. Kalo ambulance sih gw brani minggir, tapi kalo yang kek gituan: bedebah lah ama meraka. MURKA TINGKAT DEWA

Semoga ini memang panggilan kerja

Panggilan kerja dah datang, hore… hore…

Jingkrak-jingkrak setelah mendapatkan telpon dari Head IT salah satu perusahaan asing untuk posisi sebagai SAP Functional, semoga saja posisi nya memang untuk SAP Functional. Hanya saja, yang ane bingungkan ntuh, di suruh datang ke Cikupa. Hal yang paling menjelimet kalo datang ke Jakarta dan sekitarnya. Macet dan macet, serta nggak karuan. 

Semoga ini memang panggilan kerja

#4 Murkanya menjelang weekend

Hari hari kerjaan nggak karuan, sono kamari eh… dokumen yang perlu di proses masih menumpuk. Tinggi tumpukan malah ngalahin tinggi LCD monitor. Yang penting mah cuek, kebetulan si boss nggak brane untuk nyuruh ane ngerapiin atau pun ngeburis tumpukan dokumen ntuh.

Yang bikin saya murka hari ini adalah betapa labilnya mereka yang memiliki background pendidikan SMA/SLTA dalam tutur kata dan juga emosi. Saya sudah menyadari hal ini ketika memasuki dunia kerja pertama kali. Saya kira, mereka dengan background pendidikan seperti itu lalu ditambah dengan pengalaman kerja yang lebih dari 15 tahun sudah  bisa menentukan mana kata-kata dan sikap yang tidak sopan, ternyata anggapan saya salah. Kebalikannya.

  • Konfirmasi material prepation project ditanggapi dengan emosi dan kata-kata tidak sopan. WTF!
  • Nanya saya alumni mana, WTF!
  • Menyerang secara frontal, WTF!

Dari kejadian hari ini, saya hanya bisa belajar untuk bisa mengendalikan emosi dan tutur kata. Walalupun itu menyerang kembali secara psikis namun kita tidak menyakiti perasaan lawan bicara toh, tetapi sikap kita tetap dalam jalur aman.

1 jam lebih saya menahan emosi bahkan department head pun nggak berani ngubris atau pun mendekati saya sampai jam kerja selesai. Entahlah, saya sudah tidak peduli terhadap perusahaan tempat saya kerja sekarang ini.

Biarlah KPI tidak tercapai, project bermasalah, inventory control macet, entahlah. Karena lagi fokus nyari tempat yang lebih baik untuk karir.

 

#2 Perusahaan label “Tbk” bukan jaminan bisa dapat gaji besar

Saya jujur saya kepada anda semua bahwa apabila anda melamar pekerjaan di perusahaan berlabel “Tbk”, anda harus waspada. Waspada karena anda tidak akan bisa mendapatkan peningkatan karir, gaji, dan ancaman yang bisa merusak karir anda. Ingat lah itu.

Alasan kenapa judul nya seperti itu?:

Karena perusahaan di haruskan mencapai target dan yang akan mendapatkan keuntungan dari hal tersebut adalah stakeholder, dan mereka yang memiliki kekuasaan tertinggi (level above GM).

So.. ?

Sebelum memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan berlabel “Tbk”, tanya dulu sama di mbah Google apakah perusahaan itu kategori labil atau royal.

Apa sih artinya perusahaan berlabel “Tbk” ?

Tbk = Tidak butuh karyawan